Langsung ke konten utama

ISTIGHFARLAH MAKA HIDUP BAROKAH (KAYA RAYA HARTA MELIMPAH, BAROKAH ANAK SOLEH SOLEHAH HIDUP BAHAGIA (SURGA)) (Tafsir Genius : Thariqah Anfusiyah Indonesia)

 



Pengajian “ Viral 2021.Tafsir Genius Surah Nuh : 7-14 | Gus ion | Pengasuh PonPes AGUNG Al Mubarok Malang” di Masjid Agung Rasulullah.


  • وَاِنِّىۡ كُلَّمَا دَعَوۡتُهُمۡ لِتَغۡفِرَ لَهُمۡ جَعَلُوۡۤا اَصَابِعَهُمۡ فِىۡۤ اٰذَانِهِمۡ وَاسۡتَغۡشَوۡا ثِيَابَهُمۡ وَاَصَرُّوۡا وَاسۡتَكۡبَرُوا اسۡتِكۡبَارًا‌ ۚ

ثُمَّ اِنِّىۡ دَعَوۡتُهُمۡ جِهَارًا

ثُمَّ اِنِّىۡۤ اَعۡلَـنۡتُ لَهُمۡ وَاَسۡرَرۡتُ لَهُمۡ اِسۡرَارًا

فَقُلۡتُ اسۡتَغۡفِرُوۡا رَبَّكُمۡؕ اِنَّهٗ كَانَ غَفَّارًا

يُّرۡسِلِ السَّمَآءَ عَلَيۡكُمۡ مِّدۡرَارًا

وَّيُمۡدِدۡكُمۡ بِاَمۡوَالٍ وَّبَنِيۡنَ وَيَجۡعَلۡ لَّـكُمۡ جَنّٰتٍ وَّيَجۡعَلۡ لَّـكُمۡ اَنۡهٰرًا

مَا لَـكُمۡ لَا تَرۡجُوۡنَ لِلّٰهِ وَقَارًا‌

وَقَدۡ خَلَقَكُمۡ اَطۡوَارًا

 

Kisah Kanjeng Nabiyuna Nuh AS. Yang mengajak (berdakwah) pada Kaumnya agar beriman kepada Allah SWT, namun yang didapat beliau malah kaumnya tidak mendekat kepadanya, bahkan malah tambah menjauh dari Kanjeng Nabiyuna Nuh AS. Walaupun balasan dari kaumnya seperti itu Kanjeng Nabiyuna Nuh AS, tetap semangat mendoakan (memohonkan ampun) siang dan malam agar Allah SWT mengampuni dosa-dosa dari kaumnya. Dakwah yang dilakukan kanjeng nabiyuna Nuh As bukan hanya berdakwah bil Lisan, bukan hanya berdakwah bil Hal namun Kanjeng Nabiyuna Nuh AS Mendoakan Kaumnya juga tanpa henti.

Dari kisah Perjuangan Kanjeng Nabiyuna Nuh AS, didapatkan suatu pelajaran bahwa, Ciri-ciri seorang pemimpin :

1.      Mengajak dengan Lisan (berdakwa bil Lisan)

2.      Mencontohkan (Uswatun Hasanah) dalam kehidupan sehari—hari (berdakwah bil Hal)

3.      Mendoakan (Memintakan ampun dan mohon agar diberi petunjuk)

Strategi dalam berdakwah dengan terang-terangan atau dengan sembunyi-sembunyi menyesuaikan siatuasi dan kondisi masyarakat yang ada. Hal ini dibutuhkan jiwa pemimpin yang Kuat dan tangguh,: yang mempunyai kesabaran tinggi, dan selalu bersyukur kepada Allah SWT apapun hasilnya.

Kanjeng Nabiyuna Nuh AS Menyeru : اسۡتَغۡفِرُوۡا رَبَّكُمۡؕ اِنَّهٗ كَانَ غَفَّارًا

Jikalau kita termasuk orang yang diampuni oleh Allah SWT, maka Allah SWT akan menurunkan Rahmat dari Langit berupa keberkahan yag banyak berupa Harta barokah Melimpah (Kaya Raya Dermawan), Anak Yang Banyak (Soleh Solehah) dan Kehidupan yang Bahagia, Damai, sejahtera  (bagaikan di Surga) dan Selamat  dunia akherat.

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

 

Malang, 31 Desember 2021

Pondok Pesantren Agung Al Mubarok

 

Gus ion

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DAI MUDA NU DAKWAHKAN ISLAM NUSANTARA DENGAN CINTA DAN KASIH SAYANG

  Dai Muda NU Malang Dakwahkan Islam Nusantara dengan Cinta dan Kasih Sayang Pondok Pesantren  Agung Al Mubarok Malang yaitu Pondok Pesantren Siswa dan Mahasiswa yang exist di kota malang sejak tahun 2016 yang lalu. Pondok Pesantren ini yang awalnya diberi nama AMAM kepanjangan dari Asrama Mahasiswa Agung Mubarok  Malang telah mengambil kiprah dalam membentuk dan menjadikan anak generasi bangsa ini, menjadikan anak yang Soleh dan solehah.  Soleh yang dimaksud disini adalah soleh dalam spritualitas dan soleh dalam sosialitas. Soleh dalam spritualitas disini anak Asrama (santri) di ajak dengan cara lembut, penuh kasih sayang sehingga bisa menyadarkan anak-anak bahwa ilmu agama itu penting. Ilmu agama itu bisa menjadi tameng (perisai) dari hal-hal buruk yang dapat menjerumuskan ke lembah dosa dan kehancuran. Baik dalam kehidupan di dunia maupun di akhirat.  Hal ini mereka dapatkan tatkala pengajian rutin yang diadakan oleh pondok pesantren setiap harinya setia...

ORANG TUA ADALAH PINTU SURGA

 Berbhakti kepada Kedua Orang Tua Orang tua adalah sebab adanya kita di dunia ini, mulai dari mengandung yang kesusahan dan melahirkan dengan susah payah dengan taruhan nyawa, menyusui, merawat dan memoivasi kita sampai sekarang ini, mendidik kita dengan kasih sayang di rumah, menyekolahkan kita   di umum dan madrasah untuk bekal kita menjalani kehidupan di dunia hasanah dan di akhirat hasanah. oleh sebab itu kita harus berbhakti kepada kedua orang tua kita terutama ibu. Hal ini termaktub dalam QS. Al Ahqaf: 15 وَوَصَّيْنَا الْاِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ اِحْسَانًا ۗحَمَلَتْهُ اُمُّهٗ كُرْهًا وَّوَضَعَتْهُ كُرْهًا ۗوَحَمْلُهٗ وَفِصٰلُهٗ ثَلٰثُوْنَ شَهْرًا ۗحَتّٰىٓ اِذَا بَلَغَ اَشُدَّهٗ وَبَلَغَ اَرْبَعِيْنَ سَنَةًۙ قَالَ رَبِّ اَوْزِعْنِيْٓ اَنْ اَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِيْٓ اَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلٰى وَالِدَيَّ وَاَنْ اَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضٰىهُ وَاَصْلِحْ لِيْ فِيْ ذُرِّيَّتِيْۗ اِنِّيْ تُبْتُ اِلَيْكَ وَاِنِّيْ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ “ Dan Kami perintahkan kepada manusia aga...

Kafire Dewe Monggo di bukake