Langsung ke konten utama

KEKUATAN MUKMIN TATKALA MAU BERMAKSIAT DITAMPAKKAN NERAKA DIHADAPANNYA Tafsir Genius ala Thariqah Anfusiyah Indonesia

 PENCIPTAAN ALAM SEMESTA

Penciptaan alam semesta yang luar biasa ini tentunya diciptakan oleh dzat yang Maha Kuasa, yaitu Wallahu ‘ala kulli syaiin qadir ( Dan Allah berkuasa atas segala sesuatu). Penciptaan Langit yang ditinggikan disempurnakan, bumi yang dihamparkan dan gunung-gunung yang dipancangkan, termasuk juga penciptaan manusia mahkluk yang sangat sempurna. Semuanya itu bagi Allah sangatlah mudah sekali. Membangun langit dan isinya saja mudah, apalagi hanya membangkitkan manusia dari kematiannya (alam kubur), tentu sangatlah mudah bagi Allah SWT.

 KEKUATAN SEORANG MUKMIN

Pengajian Viral 2022. Tafsir Genius Surah An Nazi'at :27-46| Gus ion | Pengasuh PonPes AGUNG Al Mubarok Malang Indonesia.


 

ءَاَنْتُمْ اَشَدُّ خَلْقًا اَمِ السَّمَاۤءُ ۚ بَنٰىهَاۗ - ٢٧

“Apakah kalian lebih sulit dalam penciptaannya ataukah lebi sulit langit yang telah dibangun-Nya?”

Ketika Allah bertanya kepada manusia, tentang proses penciptaannya yang sempurna itu dibandingkan dengan proses penciptakan langit dan seisinya itu tentang tingkat kesulitannya, sulit mana antara penciptaan manusia ataukah lebih sulit penciptaan langit beserta isinya?, tentunya tidak ada yang sulit bagi Allah dalam menciptakan dan mengaturnya segala sesuatu dengan mudah. Miik Allahlah semua apa yang ada dilangit dan yang ada dibumi.

رَفَعَ سَمْكَهَا فَسَوّٰىهَاۙ – ٢٨

“Ditinggikan bangunan langit maka disempurnakannya”

Langit ditinggikan dan dibangun menjadi 7 langit untuk kepentingan manusia. Sesuai dengan QS. Al Baqarah: 29:

هُوَ الَّذِيْ خَلَقَ لَكُمْ مَّا فِى الْاَرْضِ جَمِيْعًا ثُمَّ اسْتَوٰٓى اِلَى السَّمَاۤءِ فَسَوّٰىهُنَّ سَبْعَ سَمٰوٰتٍ ۗ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ

Dialah (Allah) yang menciptakan bagimu segala apa yang ada di bumi kemudian Dia menuju ke langit, lalu Dia menyempurnakannya menjadi tujuh langit. Dan Dia terhadap sesuatu  Maha Mengetahui”

وَاَغْطَشَ لَيْلَهَا وَاَخْرَجَ ضُحٰىهَاۖ – ٢٩

“Dan gelap gulita tatkala malam, dan keluar dari malam menuju siang yang terang.”

Allah menciptakan malam dan siang untuk manusia, agar kalau malam manusia beristirahat dan siang untuk bekerja.

وَالْاَرْضَ بَعْدَ ذٰلِكَ دَحٰىهَاۗ – ٣٠

“Dan bumi setelah di hamparkan.”

Kalau sudah waktu dhuha manusia itu bertebaranlah untuk mencari karunia Allah (rejeki) untuk menafkahi anak istri dan keluarga.

اَخْرَجَ مِنْهَا مَاۤءَهَا وَمَرْعٰىهَاۖ – ٣١

“Dikeluar dari bumi mata air, dan (ditumbuhkan) tumbuh-tumbuhannya.”

Dari hasil usaha manusia Allah menyiapkan rejeki baginya yang dilambangkan Air dan tumbuhan yang dilambangkan semangat dalam mencari karunia Allah.

وَالْجِبَالَ اَرْسٰىهَاۙ – ٣٢

“Dan gunung-gunung di pancangkan dengan kokoh.”

Setelah manusia itu berusaha mencari karunia Allah, ditanamkan kedalam dada baha, semua rejeki sudah diatur dan jamin oleh Allah SWT.

مَتَاعًا لَّكُمْ وَلِاَنْعَامِكُمْۗ - ٣٣

“Kesenangan bagi kalian dan untuk hewan-hewan ternak kalian”

Semua yang diciptakan oleh Allah ini untuk Kesenangan bagi manusia dan bagi hawa nafsunya (ternaknya), harus kita ingat bahwa apa kita harus bisa kendalikan hawa nafsu kita.

فَاِذَا جَاۤءَتِ الطَّاۤمَّةُ الْكُبْرٰىۖ - ٣٤

“Maka ketika datang malapetaka besar (hari Kiamat)”

Maka dikhawatirkan tatkala datang hari kiamat besar  atau kiamat kecil (kematian manusia) secara tiba-tiba tanpa persiapan yang sungguh-sungguh. Siap tidak siap kita harus siap.

يَوْمَ يَتَذَكَّرُ الْاِنْسَانُ مَا سَعٰىۙ - ٣٥

“yaitu pada hari (ketika) teringat manusia pada apa yang telah dikerjakannya”

Pada hari dimana kana teringat siapa manusia tentang apa yang pernah ia lakukan semasa hidup di dunia, baik yang lupa maupun yang ingat, semua akan ingat. Ini semua tergantung Amal Ibadahnya.

وَبُرِّزَتِ الْجَحِيْمُ لِمَنْ يَّرٰى - ٣٦

“Dan ditampakkan neraka jahim kepada setiap orang yang bisa melihat”

Dalam kesempurnaan keyakinan manusia (Akmalul Yaqin), setelah ia mencapai tingkat keimanan yang sempurna, maka Allah akan memperlihatkan neraka jahim  (melalui Malaikat Malik) kepada orang yang telah disempurnakan keimanannya oleh Allah, apabila melakukan kemaksiatan dan dosa.

فَاَمَّا مَنْ طَغٰىۖ – ٣٧

“Maka adapun orang yang melampaui batas”

Maka apabila ada manusia yang tidak percaya pada hari kiamat dan selalu berbuat maksiat setiap hari, maka manusia itu termasuk manusia ThoGha

وَاٰثَرَ الْحَيٰوةَ الدُّنْيَاۙ – ٣٨

“Dan lebih mencintai kehidupan dunianya”

Dan kita boleh mencintai dunia namun lebih mengutamakan cinta akhirat. Karena kehidupan di akhirat lebih baik dan lebih kekal.

فَاِنَّ الْجَحِيْمَ هِيَ الْمَأْوٰىۗ - ٣٩

“Maka sesungguhnya, neraka jahim  tempat tinggalnya.”

Namun apabila orang itu tetap melampaui batas dan lebih mementingkan dunia daripada akhira maka neraka jahannam menjadi tempat tinggalnya

وَاَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهٖ وَنَهَى النَّفْسَ عَنِ الْهَوٰىۙ - ٤٠

“Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari ajakan hawa nafsunya”

Akan tetapi apabila manusia itu bertaqwa kepada Allah takut akan adzab Allah dan menahan diri dari ajakan hawa nafsunya maka manusia itu betul-betul orang yang bertaqwa

فَاِنَّ الْجَنَّةَ هِيَ الْمَأْوٰىۗ - ٤١

“maka sungguh, surga tempat tinggalnya”

Maka bagi orang yang bertaqwa , sesungguhnya  surga baginya tempat untuk kembali

يَسْـَٔلُوْنَكَ عَنِ السَّاعَةِ اَيَّانَ مُرْسٰىهَاۗ - ٤٢

“Mereka (orang-orang kafir) bertanya kepadamu (ya Muhammad) tentang hari Kiamat, “Kapankah terjadinya?”

Maka apabila ada orang kafir byang bertanya kepada mu ya Muhammad tentang kapan terjadinya hari kiamat

فِيْمَ اَنْتَ مِنْ ذِكْرٰىهَاۗ - ٤٣

“Tidak perlu engkau menjawabnya?”

Maka engkau tidak usah menjawabnya atau tidak engkau hiraukan pertanyaan mereka.

اِلٰى رَبِّكَ مُنْتَهٰىهَاۗ - ٤٤

“Kepada Tuhanmulah (dikembalikan) muara kesudahannya”

Karena semua yang ada di alam semesta ini akan kembali kepada Allah SWT.

اِنَّمَآ اَنْتَ مُنْذِرُ مَنْ يَّخْشٰىهَاۗ - ٤٥

“sesungguhnya Engkau (Muhammad) hanyalah pemberi peringatan bagi siapa yang cinta/ takut kepadanya”

Sesungguhnya engkau Ya Muhammad hanyalah se orang Mundzir (pemeberi peringatan) saja kepada orang yang sangat Cinta pada Allah / takut akan adzab Allah.

كَاَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَهَا لَمْ يَلْبَثُوْٓا اِلَّا عَشِيَّةً اَوْ ضُحٰىهَا ࣖ - ٤٦

“sepertinya mereka melihat hari Kiamat itu tidak tinggal hanya sebentar saja,  tinggal (di dunia) pada waktu sore atau pagi hari.”

Hidup diatas dunia hanya sebentar saja, kita kadang tidak sadar bahwa banyak waktu yang telah kita sia-siakan sehingga kita terlena dalam keindahan dunia dan dalam kesibukan mencari karunia Allah. Hidup ini hanya tahu-tahu, tahu-tahu sudah besar, tahu-tahu sudah menikah, tahu-tahu sudah punya anak, tahu-tahu sudah tua, tahu-tahu sudah mati. Lah tatkala sudah mati inilah kita baru sadar dan teringat pada semua yang kita buat bahkan yang belum kita perbuat bahkan yang sudah kita lupakan. Pada harin itulah hari penyesalan (kiamat).

Oleh sebab itu mumpung kita masih hidup, maka pergunakan waktu kita sebaik-baiknya untuk beribadah dan berbuat baik. Sehingga kita dimudahkan oleh Allah dalam Naza’ tatkala sakaratul maut, dan ditakdirkan oleh Allah di Rahmati oleh Allah SWT, bisa mengucapkan/ menyaksikan lahir bathin LA ILAHA ILLALLAH MUHAMMADUR RASULULLAH. Husnul Khatimah dan masuk Surga. Amin.

 

Malang, 26 Januari 2022

Pondok Pesantren Agung Al Mubarok Malang Indonesia

 

Gus ion

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ULAMA PEMILIK CINTA SEJATI Tafsir Genius ala Thariqah Anfusiyah Indonesia

  ULAMA PEMILIK CINTA SEJATI KEPADA ALLAH Ulama adalah orang yang pakar dalam bidangnya atau orang yang ahli dalam bidangnya. Siapapun yang ahli dalam bidangnya ia disebut dengan ulama. Menurut Salah satu Mursyid Thariqah Anfusiyah berpendapat bahwa seorang dokter, ahli biologi, ahli ekonomi, ahli fisika itu juga disebut ulama, bukan hanya seorang yang ahli di dalam agama seperti Kiyai, abuya, syech dan lain sebagainya. Seorang ulama dengan keahliannya itu yang membuat dirinya bertambah takut bertambah cinta kepada Allah. Misalnya seorang peneliti (dokter) meneliti tentang nyamuk, ternyata seorang ahli akan menemukan di dalam nyamuk terdapat jantung dan alur pernafasan dari seekor nyamuk, tidak berhenti disitu, di dalam nyamuk ada kuman yang hidup, kuman yang hidup itu juga memiliki jantung sehingga kuman itu hidup, dan di dalam kuman itu ada virus yang banyak, ternyata di dalam virus itu juga ada kehidupan yang pastinya mempunyai jantung. Penemuan inilah yang membuat seorang ahl...

Kafire Dewe Monggo di bukake