Langsung ke konten utama

ADZAN VS MUSIBAH ADALAH PERINGATAN UNTUK DZIKRULLAH Tafsir Genius ala Thariqah Anfusiyah Indonesia

 ADZAN VS MUSIBAH

Musibah atau bencana alam yang terjadi karena disebabkan oleh tangan-tangan manusia. Musibah ini datang sebab dosa-dosa dan maksiat yang dilakukan oleh manusia. Hal ini sesuai dengan QS. Ar Rum: 41

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِى الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ اَيْدِى النَّاسِ لِيُذِيْقَهُمْ بَعْضَ الَّذِيْ عَمِلُوْا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُوْنَ

“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan-tangan manusia, Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)”

Jadi musibah didatangkan oleh Allah karena manusia perbuatannya sudah melampaui batas, membuat kerusakan bagi dirinya dan sekitarnya. Tujuan musibah didatangkan oleh Allah agar menjadi peringatan bagi manusia agar  sadar dan ingat kepada Allah kemudian kembali ke jalan yang benar.

Adzan vs Musibah

Berkaitan dengan peringatan atau ajakan ke arah jalan yang benar, sering sekali kita mengabaikan peringatan atau ajakan Allah untuk kembali kepadanya dengan cara mengingatnya yaitu Sholat. Panggilan atau ajakan untuk mengingat Allah melalui sholat kita sebut dengan Adzan. Namun pada kenyataannya tatkala Adzan berkumandang sering manusia tidak menghiraukannya, bahkan tambah sergep dengan pekerjaannya/ kesibukannya.

Namun tatkala musibah datang, seperti bencana alam, kebakaran hutan, gempa bumi dan angin puting beliung, baru mereka tersadar bahwa segera untuk mengingat Tuhan (Allah). Kita lihat di televisi, atau di media sosial seperti di youtube misalnya, tatkala ada angin puting beliung beramai-ramai mereka mengumandangkan adzan, agar diselamatkan dari bencana angin puting beliung. Hal ini aneh tapi nyata, di dalam kehidupan kita sehari-hari, tatkala waktu sholat tiba kemudian di kumandangkan adzan mereka tidak menghiraukannya, namun tatkala angin puting beliung datang mereka mengumandangkan adzan.

Semoga kita diberi kekuatan, diberi petunjuk dan diberi kesempatan oleh Allah sehingga kita bisa sadar, bertaubat dan beramal soleh. Bermanfaat dan menebarkan rahmat (barokah) dari Allah SWT. Amin

Wallahu A’lam.

 

 

Pengajian Tafsir Genius ala Thariqah Anfusiyah Indonesia | Surah Al Fajr  :15-30 |Gus ion |

PP AGUNG AL MUBAROK Malang Indonesia


 

فَاَمَّا الْاِنْسَانُ اِذَا مَا ابْتَلٰىهُ رَبُّهٗ فَاَكْرَمَهٗ وَنَعَّمَهٗۙ فَيَقُوْلُ رَبِّيْٓ اَكْرَمَنِۗ - ١٥

“Maka adapun manusia, ketika diuji oleh Tuhannya, maka dengan cara memuliakannya dan memberi Nikmat (kesenangan) kepadanya, maka mereka berkata, “Tuhanku telah memuliakanku.”

وَاَمَّآ اِذَا مَا ابْتَلٰىهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهٗ ەۙ فَيَقُوْلُ رَبِّيْٓ اَهَانَنِۚ - ١٦

“Dan ada juga manusia ketika diuji  dengan cara membatasi rezekinya, maka mereka berkata, “Tuhanku telah menghinakanku.”

كَلَّا بَلْ لَّا تُكْرِمُوْنَ الْيَتِيْمَۙ - ١٧

“Kenyataannya tidak begitu! Bahkan kamu tidak memuliakan anak yatim”

وَلَا تَحٰۤضُّوْنَ عَلٰى طَعَامِ الْمِسْكِيْنِۙ - ١٨

“Dan tidak mendorong (support) satu dengan lainnya atas memberi makan orang miskin”

وَتَأْكُلُوْنَ التُّرَاثَ اَكْلًا لَّمًّاۙ - ١٩

“Dan mereka memakan harta warisan dengan cara mencampur (Tidak adil)”

وَّتُحِبُّوْنَ الْمَالَ حُبًّا جَمًّاۗ - ٢٠

“Dan mereka mencintai harta dengan kecintaan yang berlebih-lebihan”

كَلَّآ اِذَا دُكَّتِ الْاَرْضُ دَكًّا دَكًّاۙ - ٢١

“Ingat! Apabila digoncangkan bumi ini dengan segoncang-goncangnya (Hari kiamat)”

وَّجَآءَ رَبُّكَ وَالْمَلَكُ صَفًّا صَفًّاۚ - ٢٢

“Dan datanglah Tuhanmu; dan malaikat meluruskan Barisannya”

 

وَجِايْۤءَ يَوْمَىِٕذٍۢ بِجَهَنَّمَۙ يَوْمَىِٕذٍ يَّتَذَكَّرُ الْاِنْسَانُ وَاَنّٰى لَهُ الذِّكْرٰىۗ - ٢٣

“Dan diperlihatkan pada hari itu neraka Jahanam; pada hari itu sadarlah manusia, tetapi tidak berguna lagi baginya kesadaran itu”

يَقُوْلُ يٰلَيْتَنِيْ قَدَّمْتُ لِحَيَاتِيْۚ - ٢٤

“Mereka berkata, “Seandainya aku sungguh berbuat kebaikan dalam hidupku”

فَيَوْمَىِٕذٍ لَّا يُعَذِّبُ عَذَابَهٗٓ اَحَدٌ ۙ - ٢٥

“Maka pada hari itu tidak ada adzab satupun yang lebih hebat dari Adzabnya Allah”

وَّلَا يُوْثِقُ وَثَاقَهٗٓ اَحَدٌ ۗ - ٢٦

“Dan tidak ada ikatan kuat satupun seperti ikatan Allah”

يٰٓاَيَّتُهَا النَّفْسُ الْمُطْمَىِٕنَّةُۙ - ٢٧

“Wahai jiwa-jiwa yang tenang!”

ارْجِعِيْٓ اِلٰى رَبِّكِ رَاضِيَةً مَّرْضِيَّةً ۚ - ٢٨

“Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang rida dan diridai-Nya”

فَادْخُلِيْ فِيْ عِبٰدِيْۙ - ٢٩

“Maka masuklah ke dalam rombongan hamba-hambaKu”

وَادْخُلِيْ جَنَّتِيْ ࣖࣖ - ٣٠

“Dan masuklah ke dalam surgaKu”

 

Malang, 21 Februari 2022

Pon Pes Agung Al Mubarok Malang Indonesia

 

 

Budiyono Santoso (Gus ion)

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ULAMA PEMILIK CINTA SEJATI Tafsir Genius ala Thariqah Anfusiyah Indonesia

  ULAMA PEMILIK CINTA SEJATI KEPADA ALLAH Ulama adalah orang yang pakar dalam bidangnya atau orang yang ahli dalam bidangnya. Siapapun yang ahli dalam bidangnya ia disebut dengan ulama. Menurut Salah satu Mursyid Thariqah Anfusiyah berpendapat bahwa seorang dokter, ahli biologi, ahli ekonomi, ahli fisika itu juga disebut ulama, bukan hanya seorang yang ahli di dalam agama seperti Kiyai, abuya, syech dan lain sebagainya. Seorang ulama dengan keahliannya itu yang membuat dirinya bertambah takut bertambah cinta kepada Allah. Misalnya seorang peneliti (dokter) meneliti tentang nyamuk, ternyata seorang ahli akan menemukan di dalam nyamuk terdapat jantung dan alur pernafasan dari seekor nyamuk, tidak berhenti disitu, di dalam nyamuk ada kuman yang hidup, kuman yang hidup itu juga memiliki jantung sehingga kuman itu hidup, dan di dalam kuman itu ada virus yang banyak, ternyata di dalam virus itu juga ada kehidupan yang pastinya mempunyai jantung. Penemuan inilah yang membuat seorang ahl...

Kafire Dewe Monggo di bukake