KEMUDAHAN KUADRAT BAGI KANJENG NABIYUNA MUHAMMAD DAN UMATNYA
KEMUDAHAN KUADRAT UMAT MUHAMMAD
Umat Kanjeng Nabiyuna Muhammad adalah
umat yang sangat special di sisi Allah SWT, dengan diberikan kenikmatan-kenikmatan
yang luar biasa dan pemberian yang luat biasa. Hal ini bentuk penghormatan dari
Allah kepada kanjeng nabiyuna Muhammad SAW dengan menjadikan umat nabiyuna
Muhammad umat yang terbaik (istimewa) dari umat-umat sebelumnya. Menjadikan Allah
terhadap umat Kanjeng nabiyuna Muhammad adalah umat yang tengah-tengah (Wasathan/Terbaik)
yang menjadi saksi terhadap umat-umat sebelumnya. Hal ini sesuai dengan iman
Allah QS. Al Imran: 110:
كُنْتُمْ خَيْرَ
أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ
الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ
"Kalian adalah umat yang
terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh dengan cara yang baik (kasih
sayang) dan mencegah dari yang mungkar, maka berimanlah kepada Allah"
Pengukuhan Allah SWT terhadap umat
nabiyuna Muhammad menjadi umat yang terbaik inilah yang menyebabkan banyak
diantara para nabi ingin menjadi umatnya kanjeng nabiyuna Muhammad SAW. Diantaranya
adalah Kanjeng nabiyuna Musa AS.
Padahal kanjeng nabiyuna Musa AS.
Dilihat lembaran(Suhuf) kehidupannya dalam berdakwah dalam mengajak ke Ajaran
Tauhid kepada Rajanya yaitu Raja Fir’aun, seorang raja yang angkuh, sombong dan
kejam atas kekuasaannya. Mengajaknya dengan perkataan yang lemah lembut dan Allah
memudahkan urusannya yang di lakukan oleh kanjeng nabiyuna musa, sesuai dengan
doa yang beliau panjatkan kepada Allah SWT di abadikan di dalam QS. Thaha:
25-28
رَبِّ اشْرَحْ
لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا
قَوْلِي
“Ya Rabbku,
lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan
lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku.”
Menjawab doa kanjeng nabiyuna
Musa AS. Maka Allah SWT mengangkat kanjeng nabiyuna Harus AS sebagai juru
bicara dari kanjeng nabiyuna Musa AS untuk memudahkan dalam menyampaikan
dakwahnya dengan perkataan penuh dengan kelembutan.
Kemudahan yang diberikan Allah
kepada umat kanjeng nabiyuna Muhammad dengan memberikan dua kemudahan yaitu
Kemudahan terhadap orangnya (person) dan kemudahan terhadap urusannya.
وَنُيَسِّرُكَ
لِلْيُسْرٰىۖ -
“Dan dimudahkan bagimu (Ya Muhammad) ke jalan
kemudahan”
Semoga kita
sebagai umat kanjeng nabiyuna Muhammad mendapatkan kemudahan-kemudahan dari
Allah dengan cara menjadikan diri ini orang yang beriman dan bertaqwa. Amin
Pengajian Tafsir Genius ala Thariqah Anfusiyah
Indonesia | Surah Al A'la:1-19| Gus ion | PP AGUNG AL MUBAROK Malang Indonesia.
بِسْمِ اللّٰهِ
الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
سَبِّحِ اسْمَ
رَبِّكَ الْاَعْلَىۙ - ١
“Sucikan Hati dengan menyebut nama Tuhanmu Yang
Maha Tinggi”
الَّذِيْ خَلَقَ
فَسَوّٰىۖ – ٢
“(Allah) Yang menciptakan, lalu menyempurnakan”
وَالَّذِيْ
قَدَّرَ فَهَدٰىۖ - ٣
“(Allah) Yang menentukan kadar (ukuran) dan
memberi petunjuk”
وَالَّذِيْٓ
اَخْرَجَ الْمَرْعٰىۖ - ٤
“Dan (Allah) Yang menumbuhkan (rumput) di padang
rumput”
فَجَعَلَهٗ
غُثَاۤءً اَحْوٰىۖ - ٥
“Maka (Allah) menjadikan (rumput-rumput) itu
kering kehitam-hitama”
سَنُقْرِئُكَ
فَلَا تَنْسٰىٓ ۖ - ٦
“Kami bacakan (Al-Qur'an) kepadamu (Ya Muhammad)
sehingga engkau tidak lupa”
اِلَّا مَا
شَاۤءَ اللّٰهُ ۗاِنَّهٗ يَعْلَمُ الْجَهْرَ وَمَا يَخْفٰىۗ - ٧
“Kecuali di kehendaki Allah. Sungguh, Dia
mengetahui yang terang dan yang tersembunyi”
وَنُيَسِّرُكَ
لِلْيُسْرٰىۖ - ٨
“Dan dimudahkan bagimu (Ya Muhammad) ke jalan
kemudahan”
فَذَكِّرْ اِنْ
نَّفَعَتِ الذِّكْرٰىۗ - ٩
“Maka berilah peringatan, sessungguhnya bermanfaat
peringatan itu”
سَيَذَّكَّرُ
مَنْ يَّخْشٰىۙ - ١٠
“Diambil peringatan itu sebagai pelajaran bagi
orang yang Takut kepada allah (Cinta)”
وَيَتَجَنَّبُهَا
الْاَشْقَىۙ - ١١
“Dan menjauhinya orang yang celaka”
الَّذِيْ يَصْلَى
النَّارَ الْكُبْرٰىۚ - ١٢
“(yaitu) akan digiring memasuki api yang besar
(neraka)”
ثُمَّ لَا
يَمُوْتُ فِيْهَا وَلَا يَحْيٰىۗ - ١٣
“Kemudian dia tidak mati di dalamnya (neraka) dan
tidak (pula) hidup”
قَدْ اَفْلَحَ
مَنْ تَزَكّٰىۙ - ١٤
“Sungguh beruntung orang yang menyucikan dirinya”
وَذَكَرَ اسْمَ
رَبِّهٖ فَصَلّٰىۗ - ١٥
“Dan mengingat nama Tuhannya, maka dia shalat”
بَلْ
تُؤْثِرُوْنَ الْحَيٰوةَ الدُّنْيَاۖ - ١٦
“bahkan (orang-orang kafir) memilih kehidupan
dunia”
وَالْاٰخِرَةُ
خَيْرٌ وَّاَبْقٰىۗ - ١٧
“Padahal kehidupan akhirat itu lebih baik dan
lebih kekal”
اِنَّ هٰذَا
لَفِى الصُّحُفِ الْاُوْلٰىۙ - ١٨
“Sesungguhnya ini terdapat dalam kitab-kitab
(lembaran kehidupan) pen dahulu kita”
صُحُفِ
اِبْرٰهِيْمَ وَمُوْسٰى ࣖ - ١٩
“kitab-kitab (lembaran kehidupan) Kanjeng Nabiyuna
Ibrahim dan Musa AS”
Malang, 16 Februari 2022
Pondok Pesantren Agung Al Mubarok Malang Indonesia
Budiyono Santoso (Gus ion)
Komentar
Posting Komentar