Kulo Nuwun
Di bumi jawa atau di pulau jawa terdapat adat istiadat yang dijunjung tinggi
mulai dulu sampai sekarang, diantaranya, adat istiadat atau aturan tatkala
seseorang itu bertamu. Aturan orang bertamu di bumi jawa atau pulau jawa ini
yaitu dengan mengetuk pintu terlebih dahulu sambil mengucapkan Kulo Nuwun,
makna kulo nuwun itu adalah minta ijin untuk diperbolehkan masuk ke dalam rumah
seseorang yang kita kunjungi, dan diulangi sampai tiga kali dimulai dengan
mengetuk pintu terlebih dahula kemudian diiringi dengan ucapan Kulo Nuwon. Apabila
sudah tiga kali ketukan dengan diiringi ucapan kulo nuwun belum ada balasan
dari tuan rumah, maka orang yang bertamu tadi dipersilahkan untuk pulang atau
kembali ke rumahnya. Bisa saja pemilik rumah alias tuan rumahnya lagi tidak ada
di rumah atau lagi sedang istirahat.
Kulo nuwun ini diajarkan oleh para wali yang ada di pulau jawa atau yang
sering kita kenal dengan sebutan Wali Songo. Wali songolah yang mengajarkan hal
ini, agar apa yang kita lakukan tatkala bertamu ke rumah orang sesuai dengan
makna atau intisari dari nilai-nilai islam atau ajaran islam yang dibumikan di
pulau jawa.
Apabila tatkala kita bertamu ke rumah orang, dan tuan rumahnya ada dan
membukakan pintu untuk kita, kita belum boleh masuk sebelum sang tuan rumah
memberi ijin kepada kita. Adapun tanda bahwa kita diberi ijin untuk masuk ke
dalam rumah, biasanya tanda ijin dari si tuan rumah dengan ucapan MONGGO...,
inilah password bahwa kita boleh masuk ke dalam rumahnya dan boleh duduk bahkan
boleh menikmati hidangan yang ada di meja tamunya, baik makanan maupun minuman
cukup dengan ucapan MONGGO dari si tuan rumah.
Kemudian adat istiadat dan budaya yang sudah mengakar di bumi jawa ini,
adat istiadat dan budaya yang tidak bertentangan syariah Islam, maka para wali
songo menambahkan syariat keislaman ke dalam adat dan budaya tersebut, diantara
menambahkan di depan Kulo Nuwun dengan ucapan Assalamu’alaikum Wr. Wb. Kemudian
ucapan Assalamu’alaikum tersebut diiringi dengan ucapan Kulo Nuwun. Begitu pula
si tuan rumah, setelah menjawab salam dengan ucapan Wa ‘Alaikum Salam Wr. Wb.,
kemudian diiringi dengan ucapan Monggo... (Monggo Pinarak: Silahkan Masuk,
Monggo diunjuk: Silahkan diminum dan monggo di dahar: silahkan di makan) dan
lain sebagainya.
Semoga kita sebagai orang pribumi nusantara, bisa menjaga dan melestarikan
adat istiadat dan budaya nusantara, yang kaya akan keberagaman, bukti indahnya
tanah air kita Indonesia. Semoga bermanfaat. Wallu A’lam
Salam dari kami Gerakan Pemuda Ansor Kota Malang
Malang, 27 Februari 2022
Pon Pes Agung Al Mubarok Malang Indonesia
Budiyono Santoso (Gus ion)
Komentar
Posting Komentar