Jiwa Manusia Itu Sempurna
Manusia itu memiliki jiwa yang sempurna, kesempurnaan yang di berikan oleh
Allah SWT berupa di ilhamkan kepada jiwa manusia berupa Sifat Durhaka (Fujur)
dan Sifat Keta’atan (Taqwa), dari dua sifat inilah makanya manusia itu sempurna
apabila dapat memanej nya dengan baik sesuai dengan petunjuk/ Cahaya Allah (Nur
Allah) yang dilambangkan dengan Sinar Matahari (Asy Syams).
Perlakuan manusia terhadap petunjuk Allah, ada yang mengambil dan
mengikutinya, adapula yang tidak mau dan menutupinya. Apabila manusia itu
membuka hatinya, tunduk dan patuh pada Allah pertanda bahwa manusia itu beriman
kepada Allah dan ayat-ayat Allah. Mengambil petunjuk Allah dan melakukan apa
yang diperintahkan oleh Allah iulah orang yang bertaqwa. Apabila manusia tidak
mau terhadap petunjuk Allah dan mendustakannya maka manusia itu termasuk orang
yang tidak beriman kepada Allah dan ayat-ayat Allah. Tidak mau terhadap
petunjuk Allah dan mendustaiNya maka orang itu termasuk orang yang durhaka
(Fujur).
sungguh beruntung orang yang bertaqwa, yaitu orang yang selalu mensucikan
jiwanya dari mensekutukan Allah (syirik) dengan sesuatu apapun, sehingga
balasan nya adalah keberuntungan yang besar yaitu mendapatkan pengampunan dari
Allah dan masuk ke dalam Surga berkat Rahmat Allah SWT. Namun sungguh merugi
orang yang selalu mengotori jiwanya, rugi karena tidak mendapatkan ampunan dari
Allah dan dimasukkan ke dalam neraka. Na’udzubillah....
semoga kita selalu diberi petunjuk dan kekuatan oleh Allah sehingga kita
tetap istiqomah melakukan amal kebaikan yang di ridhai oleh Allah SWT. Wallahu
A’lam...
Pengajian
Tafsir Genius ala Thariqah Anfusiyah Indonesia | Surah Asy Syms :1-10 |Gus ion |
PP AGUNG AL MUBAROK Malang Indonesia
بِسْمِ اللّٰهِ
الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
وَالشَّمْسِ
وَضُحٰىهَاۖ - ١
“(Allah
bersumpah) Demi matahari dan demi waktu duha”
وَالْقَمَرِ
اِذَا تَلٰىهَاۖ - ٢
“Demi bulan
apabila mengiringinya”
وَالنَّهَارِ
اِذَا جَلّٰىهَاۖ - ٣
“Demi siang
apabila menampakkan (matahari)”
وَالَّيْلِ اِذَا
يَغْشٰىهَاۖ - ٤
“Demi malam
apabila menutupinya (Matahari)”
وَالسَّمَاۤءِ
وَمَا بَنٰىهَاۖ - ٥
“Demi langit dan
demi Pembangunannya (7langit)”
وَالْاَرْضِ
وَمَا طَحٰىهَاۖ - ٦
“Demi bumi dan
demi penghamparannya”
وَنَفْسٍ وَّمَا
سَوّٰىهَاۖ - ٧
“Demi jiwa dan
demi penyempurnaan (jiwa) itu”
فَاَلْهَمَهَا
فُجُوْرَهَا وَتَقْوٰىهَاۖ - ٨
“Maka (Allah)
mengilhamkan kepadanya (jiwa) sifat Durhaka dan Taqwa”
قَدْ اَفْلَحَ
مَنْ زَكّٰىهَاۖ - ٩
“Sungguh beruntung
orang yang mensucikan jiwanya”
وَقَدْ خَابَ
مَنْ دَسّٰىهَاۗ - ١٠
“Dan sungguh
rugi orang yang mengotori Jiwanya”
Malang, 26 Februari 2022
Pon Pes Agung Al Mubarok Malang Indonesia
Budiyono Santoso (Gus ion)
Komentar
Posting Komentar