MENDOWNLOAD TITAH DENGAN CARA MENGETUK LANGIT DI MALAM HARI Tafsir Genius ala Thariqah Anfusiyah Indonesia
MENDOWNLOAD TITAH DENGAN CARA MENGETUK LANGIT DI MALAM HARI
Manusia adalah makhluk yang lemah, yang selalu membutuhkan bantuan, kekuatan dan petunjuk dari Allah SWT untuk mencapai tujuannnyayaitu kebahagiaan di dunia maupun di akherat. bagaimana caranya agar kita bisa bahagia di dunia dan di akhirat nantinya?. Salah satu cara untuk bisa bahagia di dunia dan akhirat adalah dengan cara kita mendapatkan cahaya atau petunjuk dari Allah agar kita dapat keluar dari permasalahan (hambatan) yang kita hadapi. bagaiana cara kita mendapatkan cahaya/ petunjuk dari Allah? yaitu dengan mengetuk Langit Allah pada waktu malam hari (Qiyamul Lail).
Perintah/ anjuran untuk kita manusia unuk bangun di malam hari (Qiyamul Lail) terdapat dalam QS. Al Isra': 79:
وَمِنَ ٱلَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِۦ نَافِلَةً لَّكَ عَسَىٰٓ أَن يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُودًا
"Dan dari sepertiga malam shalat tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Rabb mu mengangkatmu ke tempat yang terpuji"
semoga cara kita untuk mendapatkan cahaya dan pertolongan dari Allah dengan cara shalat malam (qiyamul lail) mendapatkan RidhaNya dan di golongkan oleh Allah kepada hamba-hambanya yang bertaqwa, sehingga setiap kita mendapatkan permasalahan atau ujian, Allah memberikan kekuatan bersabar dan memberikan jalan keluar dari permasalahan dan memberikan pula rejeki dari arah yang tidak disangka-sangka sebelumnya. hal ini sesuai dengan firman Allah dalam QS. At Thalaq: 2-3
Pengajian Tafsir Genius ala Thariqah Anfusiyah
Indonesia | Surah At Tariq :1-17 | Gus ion |
PP AGUNG AL MUBAROK Malang Indonesia
بِسْمِ اللّٰهِ
الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
وَالسَّمَاۤءِ
وَالطَّارِقِۙ - ١
“Demi langit dan yang mengetuk di malam hari”
وَمَآ اَدْرٰىكَ
مَا الطَّارِقُۙ - ٢
“Dan tahukah kamu (Ya Muhammad) apakah yang
mengetuk pada malam hari itu?”
النَّجْمُ
الثَّاقِبُۙ - ٣
“(yaitu) bintang yang bersinar tajam”
اِنْ كُلُّ نَفْسٍ
لَّمَّا عَلَيْهَا حَافِظٌۗ - ٤
“Sesungguhnya setiap manusia pasti ada penjaganya
(Malaikat)”
فَلْيَنْظُرِ
الْاِنْسَانُ مِمَّ خُلِقَ - ٥
“Maka Lihatlah Manusia, dari apa kamu diciptakan”
خُلِقَ مِنْ
مَّاۤءٍ دَافِقٍۙ - ٦
“(Manusia) itu diciptakan dari air (mani) yang
terpancar”
يَّخْرُجُ مِنْۢ
بَيْنِ الصُّلْبِ وَالتَّرَاۤىِٕبِۗ - ٧
“(Air Mani) itu keluar dari antara tulang punggung
(sulbi) dan tulang dada”
اِنَّهٗ عَلٰى
رَجْعِهٖ لَقَادِرٌۗ - ٨
“Sungguh, Allah benar-benar kuasa untuk mengembalikannya
(hidup setelah mati)”
يَوْمَ تُبْلَى
السَّرَاۤىِٕرُۙ - ٩
“Pada hari disampaikan semua rahasia (Kiamat)”
فَمَا لَهٗ مِنْ
قُوَّةٍ وَّلَا نَاصِرٍۗ - ١٠
“Maka manusia tidak lagi mempunyai kekuatan dan
tidak ada penolong”
وَالسَّمَاۤءِ
ذَاتِ الرَّجْعِۙ - ١١
“Demi langit yang mempunyai siklus (hujan)”
وَالْاَرْضِ
ذَاتِ الصَّدْعِۙ - ١٢
“Dan bumi yang mempunyai belahan (tumbuh-tumbuhan)”
اِنَّهٗ لَقَوْلٌ
فَصْلٌۙ - ١٣
“Sungguh, Firman Allah itu PUTUSAN (antara yang
hak dan yang batil)”
وَّمَا هُوَ
بِالْهَزْلِۗ - ١٤
“Dan (Firman Allah) itu bukanlah sia-sia”
اِنَّهُمْ
يَكِيْدُوْنَ كَيْدًاۙ - ١٥
“Sungguh, mereka (orang kafir) merencanakan tipu
daya yang jahat”
وَّاَكِيْدُ
كَيْدًاۖ - ١٦
“Dan Aku (Allah) juga membuat tipu daya yang jitu”
فَمَهِّلِ
الْكٰفِرِيْنَ اَمْهِلْهُمْ رُوَيْدًا ࣖ - ١٧
“Maka berilah kesempatan kepada orang-orang kafir
itu. kesempatan (bertaubat) untuk waktu yang sebentar”
Malang, 15 Februari 2022
Pondok Pesantren Agung Al Mubarok
Malang Indonesia
Budiyono Santoso (Gus ion)
Komentar
Posting Komentar