Langsung ke konten utama

STRATEGI PERANG SYETAN KITA UMAT ISLAM WAJIB TAHU: SHALAT JIHAD AKBAR Tafsir Genius ala Thariqah Anfusiyah Indonesia

 STRATEGI PERANG SYETAN KITA UMAT ISLAM WAJIB TAHU:  SHALAT JIHAD AKBAR

Jihad itu adalah perlawanan atau perjuangan atas kemerdekaan diri, agama dan bangsa. Sedangkan jihad terbesar kata kanjeng nabiyuna muhammad adalah jihad melawan hawa nafsu (diri sendiri). Hal ini sesuai dengan sabda beliau di dalam hadist:


رَجَعْنَا مِنَ اْلجِهَادِ اْلأَصْغَرِ إِلَي اْلجِهَادِ اْلأَكْبَرِ. قَالُوا: وَمَا جِهَادُ اْلأَكْبَرِ؟ قَالَ: جِهَادُ اْلقَلْبِ أَوْ جِهَادُ النَّفْسِ

“Kita telah kembali dari jihad kecil menuju jihad besar. Mereka berkata: Apakah jihad besar itu? Nabi saw menjawab: Jihad hati atau jihad nafsu.”

Tatkala kanjeng nabiyuna muhammad berjihad di perang badar yang sangat luar biasa, jumlah musuh tiga kali lipat (313 Umat islam dan 1000 orang kafir) dan dimenangkan oleh Umat Islam. Kemudian kanjeng nabiyuna muhammad bersabda kepada para sahabat, kita kembali dari perang kecil (badar) menuju perang besar yaitu perang (Jihad) melawan hawa nafsu kita sendiri. Sedangkan shalat adalah bukti syukur kita kepada Allah. Dalam kita bersyukur atas nikmat yang Allah berikan kepada umat islam, syetan menutupinya, dan membisikkan ke dalam jiwa untuk mendorongnya ke arah ke burukan itulah hawa nafsu kita sendiri. Shalat subuh adalah satu shalat fardhu yang sangat membutuhkan jihad, yaitu Jihad Akbar. Karena diwaktu subuh syetan bersama pasukannya menyerang umat islam agar kalah sehingga umat islam tidak bangun untuk menegakkan shalat subuh. Oleh sebab itu kta harus tahu strategi perang syetan, agar kita bisa mengalahkannya. Wallahu A’lam.

 

 


 

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

وَالْعٰدِيٰتِ ضَبْحًاۙ - ١

“Demi yang berlari (Melesat) cepat (terdengar) wuzz”

فَالْمُوْرِيٰتِ قَدْحًاۙ - ٢

“Maka (yang melesat cepat) memercikkan bunga api “

فَالْمُغِيْرٰتِ صُبْحًاۙ - ٣

“Maka (yang melesat cepat) menyerang di waktu subuh”

فَاَثَرْنَ بِهٖ نَقْعًاۙ - ٤

“Maka (yang melesat cepat) menerbangkan debu”

فَوَسَطْنَ بِهٖ جَمْعًاۙ - ٥

“Maka (yang melesat cepat) menyerbu ke tengah-tengah kumpulan penduduk”

اِنَّ الْاِنْسَانَ لِرَبِّهٖ لَكَنُوْدٌ ۚ - ٦

“Sungguh, manusia itu kepada Tuhannya durhaka (membangkang)”

وَاِنَّهٗ عَلٰى ذٰلِكَ لَشَهِيْدٌۚ - ٧

“Dan sesungguhnya dia (manusia) atas perbuatannya menyaksikan”

وَاِنَّهٗ لِحُبِّ الْخَيْرِ لَشَدِيْدٌ ۗ - ٨

“Dan sesungguhnya cintanya kepada dunia (harta) benar-benar berlebihan”

۞ اَفَلَا يَعْلَمُ اِذَا بُعْثِرَ مَا فِى الْقُبُوْرِۙ - ٩

“Apakah tidak mengetahui ketika dikeluarkan apa yang di dalam kubur”

وَحُصِّلَ مَا فِى الصُّدُوْرِۙ - ١٠

“Dan apa yang tersimpan di dalam dada?”

اِنَّ رَبَّهُمْ بِهِمْ يَوْمَىِٕذٍ لَّخَبِيْرٌ ࣖ - ١١

“Sungguh, Tuhan mereka dengan hal tersebut pada hari itu sangat teliti perhitungannya”

 

Malang, 22 Maret 2022

Pondok Pesantren Agung Al Mubarok Malang

 

Budiyono Santoso (Gus ion)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DAI MUDA NU DAKWAHKAN ISLAM NUSANTARA DENGAN CINTA DAN KASIH SAYANG

  Dai Muda NU Malang Dakwahkan Islam Nusantara dengan Cinta dan Kasih Sayang Pondok Pesantren  Agung Al Mubarok Malang yaitu Pondok Pesantren Siswa dan Mahasiswa yang exist di kota malang sejak tahun 2016 yang lalu. Pondok Pesantren ini yang awalnya diberi nama AMAM kepanjangan dari Asrama Mahasiswa Agung Mubarok  Malang telah mengambil kiprah dalam membentuk dan menjadikan anak generasi bangsa ini, menjadikan anak yang Soleh dan solehah.  Soleh yang dimaksud disini adalah soleh dalam spritualitas dan soleh dalam sosialitas. Soleh dalam spritualitas disini anak Asrama (santri) di ajak dengan cara lembut, penuh kasih sayang sehingga bisa menyadarkan anak-anak bahwa ilmu agama itu penting. Ilmu agama itu bisa menjadi tameng (perisai) dari hal-hal buruk yang dapat menjerumuskan ke lembah dosa dan kehancuran. Baik dalam kehidupan di dunia maupun di akhirat.  Hal ini mereka dapatkan tatkala pengajian rutin yang diadakan oleh pondok pesantren setiap harinya setia...

ORANG TUA ADALAH PINTU SURGA

 Berbhakti kepada Kedua Orang Tua Orang tua adalah sebab adanya kita di dunia ini, mulai dari mengandung yang kesusahan dan melahirkan dengan susah payah dengan taruhan nyawa, menyusui, merawat dan memoivasi kita sampai sekarang ini, mendidik kita dengan kasih sayang di rumah, menyekolahkan kita   di umum dan madrasah untuk bekal kita menjalani kehidupan di dunia hasanah dan di akhirat hasanah. oleh sebab itu kita harus berbhakti kepada kedua orang tua kita terutama ibu. Hal ini termaktub dalam QS. Al Ahqaf: 15 وَوَصَّيْنَا الْاِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ اِحْسَانًا ۗحَمَلَتْهُ اُمُّهٗ كُرْهًا وَّوَضَعَتْهُ كُرْهًا ۗوَحَمْلُهٗ وَفِصٰلُهٗ ثَلٰثُوْنَ شَهْرًا ۗحَتّٰىٓ اِذَا بَلَغَ اَشُدَّهٗ وَبَلَغَ اَرْبَعِيْنَ سَنَةًۙ قَالَ رَبِّ اَوْزِعْنِيْٓ اَنْ اَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِيْٓ اَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلٰى وَالِدَيَّ وَاَنْ اَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضٰىهُ وَاَصْلِحْ لِيْ فِيْ ذُرِّيَّتِيْۗ اِنِّيْ تُبْتُ اِلَيْكَ وَاِنِّيْ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ “ Dan Kami perintahkan kepada manusia aga...

Kafire Dewe Monggo di bukake