UMAT MUHAMMAD DIJAMIN MASUK SURGA
Kanjeng Nabiyuna Muhammad pernah menyampaikan kepada para sahabat di dalam
sebuah majelis ilmu, bahwa umatnya nanti akan masuk surga semua kecuali bagi
yang tidak mau. Hal ini sesuai hadist shahih, beliau yang bersabda:
كل أمتي يدخلون
الجنة إلا من أبى
“Setiap umatku
akan masuk surga, kecuali orang yang tidak mau”
قيل ومن يأبى يا
رسول الله؟
“berkata mereka,
siapa yang tidak mau masuk surga wahai Rasulullah?”
قال: من أطاعني
دخل الجنة، ومن عصاني فقد أبى
“bersabda
Rasulullah: Siapa saja yang taat kepadaku, maka akan masuk surga. Dan siapa
saja yang ingkar, maka mereka sungguh mereka tidak mau (masuk surga)”
Jadi Umat Kanjeng Nabiyuna Muhammad sudah dapat jaminan Surga, syaratnya harus ta’at kepada Kanjeng Nabiyun Muhammad. Hal ini seseuai dengan Firman Allah QS. Al Imran: 31
قُلْ إِن كُنتُمْ
تُحِبُّونَ ٱللَّهَ فَٱتَّبِعُونِى يُحْبِبْكُمُ ٱللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ
ذُنُوبَكُمْ ۗ وَٱللَّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ
“Katakan (ya
Muhammad): "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku (Nabi
Muhammad), niscaya Allah Mencintai Kalian dan mengampuni dosa-dosa Kalian".
Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha
Penyayang”
Ketaatan yang dimaksud disini taat dan patuh terhadap apa yang
diperintahkan dan menjauhi apa yang dilarang. Simple dan praktis syarat agar
kita mendapatkan jaminan surga dari Allah dan Rasulullah. Semoga kita
dimudahkan oleh Allah dengan semudah-mudahnya dan diberikan kekuatan agar bisa
istiqamah. Amin. Wallahu A’lam
Pengajian Tafsir Genius ala Thariqah Anfusiyah
Indonesia | Surah Al Lail : 8-21 |Gus ion |
PP AGUNG AL MUBAROK Malang Indonesia
وَاَمَّا مَنْۢ
بَخِلَ وَاسْتَغْنٰىۙ - ٨
“Dan adapun
orang yang pelit dan merasa dirinya Kaya (tidak butuh Allah)”
وَكَذَّبَ
بِالْحُسْنٰىۙ - ٩
“Dan mendustakan
dengan terbaik”
فَسَنُيَسِّرُهٗ
لِلْعُسْرٰىۗ - ١٠
“Maka Kami
mudahkan baginya jalan menuju kesulitan”
وَمَا يُغْنِيْ
عَنْهُ مَالُهٗٓ اِذَا تَرَدّٰىٓۙ - ١١
“Dan tidak berguna
baginya Hartanya apabila dia telah binasa”
اِنَّ عَلَيْنَا
لَلْهُدٰىۖ - ١٢
“Sesungguhnya atas
Kamilah pemberi petunjuk”
وَاِنَّ لَنَا
لَلْاٰخِرَةَ وَالْاُوْلٰىۗ - ١٣
“Dan
sesungguhnya milik Kamilah akhirat dan dunia ini”
فَاَنْذَرْتُكُمْ
نَارًا تَلَظّٰىۚ - ١٤
“Maka Aku peringatkan
kalian dengan api menyala-nyala (Neraka di dada)”
لَا يَصْلٰىهَآ
اِلَّا الْاَشْقَىۙ - ١٥
“Tidak masuk
Neraka kecuali orang yang celaka (sungguh durhaka)”
الَّذِيْ كَذَّبَ
وَتَوَلّٰىۗ - ١٦
“(orang celaka)
orang yang mendustakan (kebenaran) dan menolak (kebenaran)”
وَسَيُجَنَّبُهَا
الْاَتْقَىۙ - ١٧
“Dan menjauhkan
darinya (neraka) orang yang bertakwa (haq)”
الَّذِيْ
يُؤْتِيْ مَالَهٗ يَتَزَكّٰىۚ - ١٨
“(Taqwa) orang yang
menginfak/ Shadakohkan hartanya (di jalan Allah) untuk mensucikan Jiwanya”
وَمَا لِاَحَدٍ
عِنْدَهٗ مِنْ نِّعْمَةٍ تُجْزٰىٓۙ - ١٩
“Dan tidak ada
seorang pun disisinya dari nikmat
(rejeki) yang ia berikan, mengharapkan balasan”
اِلَّا
ابْتِغَاۤءَ وَجْهِ رَبِّهِ الْاَعْلٰىۚ - ٢٠
“Kecuali ia mencari
keridaan Tuhannya Yang Maha Tinggi (berjumpa dengan Rabbnya)”
وَلَسَوْفَ
يَرْضٰى ࣖ - ٢١
“Dan pasti kelak
ia akan puas (berjumpa Rabbnya)”
Malang, 03 Maret 2022
Pon Pes Agung Al Mubarok Malang
Indonesia
Budiyono Santoso (Gus ion)
Komentar
Posting Komentar