Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2022

SHALATLAH AGAR ENGKAU MENANG Tafsir Genius ala Thariqah Anfusiyah Indonesia

  Hayya ‘AlasShalah Hayya ‘AlalFalah Hari ini bertepatan dengan 27 Rajab 1443 H, kami mengajak pada hamba-hamba Allah semua untuk meningkatkan Iman dan Taqwa kita kepada Allah, karena pada hari ini ada peristiwa besar yang kita peringati tiap tahun yaitu peristiwa Isra Mi’raj Kanjeng Nabiyuna Muhammad SAW. Pada tahun dimana terjadinya Isra’ Mi’raj itu dikenal dengan Tahun kesedihan (‘Amul Huzni) karena ada 3 hal yang membuat sedih yang mendalam Kanjeng Nabiyuna Muhammad SAW., yaitu yang pertama meninggalnya istri tercinta Sayyidatuna Khadijah RadhiAllahu Anha, yang kedua meninggalnya Paman yang selalu mendapinginya yaitu Abu Thalib dan di tahun yang sama terjadi pemboikotan besar-besaran terhadap perekonomian Islam (Pedagang Muslim) oleh orang kafir quraish. Pada tahun kesedihan itu (‘Amul Huzni) tepatnya 27 Rajab, Kanjeng Nabiyuna Muhammad di Isra’ kan oleh Allah, dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha, kemudian di Mi’rajkan ke Sidharatul Muntaha, untuk menerima Risalah yaitu P...

Kulo Nuwun

  Kulo Nuwun Ngaji Sullam Taufiq Di bumi jawa atau di pulau jawa terdapat adat istiadat yang dijunjung tinggi mulai dulu sampai sekarang, diantaranya, adat istiadat atau aturan tatkala seseorang itu bertamu. Aturan orang bertamu di bumi jawa atau pulau jawa ini yaitu dengan mengetuk pintu terlebih dahulu sambil mengucapkan Kulo Nuwun, makna kulo nuwun itu adalah minta ijin untuk diperbolehkan masuk ke dalam rumah seseorang yang kita kunjungi, dan diulangi sampai tiga kali dimulai dengan mengetuk pintu terlebih dahula kemudian diiringi dengan ucapan Kulo Nuwon. Apabila sudah tiga kali ketukan dengan diiringi ucapan kulo nuwun belum ada balasan dari tuan rumah, maka orang yang bertamu tadi dipersilahkan untuk pulang atau kembali ke rumahnya. Bisa saja pemilik rumah alias tuan rumahnya lagi tidak ada di rumah atau lagi sedang istirahat. Kulo nuwun ini diajarkan oleh para wali yang ada di pulau jawa atau yang sering kita kenal dengan sebutan Wali Songo. Wali songolah yang mengajark...

MANUSIA yang SEMPURNA DI MATA TUHAN Tafsir Genius ala Thariqah Anfusiyah Indonesia

Jiwa Manusia Itu Sempurna JIWA SEMPURNA Manusia itu memiliki jiwa yang sempurna, kesempurnaan yang di berikan oleh Allah SWT berupa di ilhamkan kepada jiwa manusia berupa Sifat Durhaka (Fujur) dan Sifat Keta’atan (Taqwa), dari dua sifat inilah makanya manusia itu sempurna apabila dapat memanej nya dengan baik sesuai dengan petunjuk/ Cahaya Allah (Nur Allah) yang dilambangkan dengan Sinar Matahari (Asy Syams). Perlakuan manusia terhadap petunjuk Allah, ada yang mengambil dan mengikutinya, adapula yang tidak mau dan menutupinya. Apabila manusia itu membuka hatinya, tunduk dan patuh pada Allah pertanda bahwa manusia itu beriman kepada Allah dan ayat-ayat Allah. Mengambil petunjuk Allah dan melakukan apa yang diperintahkan oleh Allah iulah orang yang bertaqwa. Apabila manusia tidak mau terhadap petunjuk Allah dan mendustakannya maka manusia itu termasuk orang yang tidak beriman kepada Allah dan ayat-ayat Allah. Tidak mau terhadap petunjuk Allah dan mendustaiNya maka orang itu termasuk ...

KAYA ITU BUKAN KETIKA KITA MAMPU MEMBELI, TAPI KETIKA KITA MAMPU MEMBERI

  Kaya Itu Bukan Ketika Kita Mampu Membeli, Tapi Ketika Kita Mampu Memberi Kaya menurut penafsiran kebanyakan orang identik dengan mempunyai harta yang banyak. Seseorang dikatakan Kaya apabila mempunyai harta yang melimpah, kaya raya dengan dibuktikan mempunyai rumah yang besar, mempunyai banyak real estate (villa, coutage dan hotel), mobil yang mewah, apapun yang diinginkan dapat dibelinya dan dapat dimilikinya. Itu arti dari kaya pada umumnya. Orang-orang pada umumnya, berusaha dan bekerja keras agar dapat menjadi kaya, karena menurut mereka dengan kekayaan itulah mereka akan bahagia dan bisa memiliki semua apa yang diinginkannya. Sehingga apabila orang itu diberi harta yang melimpah (nikmat harta) mereka merasa senang dan beranggapan bahwa Tuhannya (Allah) memuliakannya. Namun apabila sebaliknya, ketika usaha kerasnya tidak membuahkan hasil alias rejekinya serret, mereka berkata Tuhannya (Allah) telah menghinakannya. Hal ini sesuai dengan QS. Al Fajr: 5-16 فَأَمَّا الْإِنْ...

MENUJU PUNCAK KERIDHAAN ALLAH BERSAMA RASULULLAH Tafsir Genius ala Thariqah Anfusiyah Indonesia

MENUJU PUNCAK KERIDHAAN BERSAMA RASULULLAH MENUJU PUNCAK KERIDHAAN Allah menciptakansesuatu (makhluknya) selalu berpasang-pasangan, siang dan malam, laki-laki dan perempuan, kaya dan miskin, senang dan susah,. Hal ini sesuai dengan firman Allah QS. Adz Dzariyat: 49 وَمِنْ كُلِّ شَيْءٍ خَلَقْنَا زَوْجَيْنِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ - ٤٩ "Dan dari segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan agar kamu mengingat Allah." Begitupun petunjuk dari Allah ada yang di ridhai adapula yang tidak di ridhai. Petunjuk Allah yang di ridhai akan mengangkat derajat manusia ke puncak ke ridhaan dari Allah, apabila manusia memilih jalan yang tidk di ridai Allah, maka mereka memilih jalan yang menurun yaitu jalan menuju kehancuran dan kebinasaan. Allah akan mengangkat derajat seorang hamba yang beriman dan mempunyai ilmu pengetahuan menuju puncak keridhaan Allah, sesuai dengan QS. Al Mujadalah: 11 يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَج...

ORANG TUA ADALAH PINTU SURGA

 Berbhakti kepada Kedua Orang Tua Orang tua adalah sebab adanya kita di dunia ini, mulai dari mengandung yang kesusahan dan melahirkan dengan susah payah dengan taruhan nyawa, menyusui, merawat dan memoivasi kita sampai sekarang ini, mendidik kita dengan kasih sayang di rumah, menyekolahkan kita   di umum dan madrasah untuk bekal kita menjalani kehidupan di dunia hasanah dan di akhirat hasanah. oleh sebab itu kita harus berbhakti kepada kedua orang tua kita terutama ibu. Hal ini termaktub dalam QS. Al Ahqaf: 15 وَوَصَّيْنَا الْاِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ اِحْسَانًا ۗحَمَلَتْهُ اُمُّهٗ كُرْهًا وَّوَضَعَتْهُ كُرْهًا ۗوَحَمْلُهٗ وَفِصٰلُهٗ ثَلٰثُوْنَ شَهْرًا ۗحَتّٰىٓ اِذَا بَلَغَ اَشُدَّهٗ وَبَلَغَ اَرْبَعِيْنَ سَنَةًۙ قَالَ رَبِّ اَوْزِعْنِيْٓ اَنْ اَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِيْٓ اَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلٰى وَالِدَيَّ وَاَنْ اَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضٰىهُ وَاَصْلِحْ لِيْ فِيْ ذُرِّيَّتِيْۗ اِنِّيْ تُبْتُ اِلَيْكَ وَاِنِّيْ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ “ Dan Kami perintahkan kepada manusia aga...

JADIKAN HATIMU BAITULLAH Tafsir Genius ala Thariqah Anfusiyah Indonesia

  JADIKAN HATIMU BAITULLAH QALBUN MUKMININ BAITULLAH Berbicara tentang hati, kanjeng nabiyuna Muhammad SAW memberi penjelasan kepada kita di dalam hadistnya yang soheh. ألا وإن في الجسد مضغة إذا صلحت صلح الجسد كله، وإذا فسدت فسد الجسد كله، ألا وهي القلب ” Ketahuilah bahwa didalam tubuh [manusia] terdapat segumpal daging, jika ia baik maka baiklah seluruh tubuh. Dan jika ia rusak maka rusaklah seluruh tubuh. Maka ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah hati ” (HR Bukhori dan Muslim) Jadi apabila hati manusia itu baik maka perbuatannya akan baik, namun apabila hati manusia itu buruk maka perbuatannya akan buruk pula. Agar hati kita baik maka jadilah orang yang beriman dengan meningkatkan keimanan kita dengan mengerjakan apa yang diperintahkan dan menjauhi apa yang di larang oleh Allah. Jikalau hati itu memberi petunjuk ke arah kebaikan maka hati seorang itulah yang dinamakan Qalbun Mukminin. Qalbun mukminin itu adalah Baitullah, yang selalu memberi petunjuk kepada manu...

ADZAN VS MUSIBAH ADALAH PERINGATAN UNTUK DZIKRULLAH Tafsir Genius ala Thariqah Anfusiyah Indonesia

  ADZAN VS MUSIBAH Musibah atau bencana alam yang terjadi karena disebabkan oleh tangan-tangan manusia. Musibah ini datang sebab dosa-dosa dan maksiat yang dilakukan oleh manusia. Hal ini sesuai dengan QS. Ar Rum: 41 ظَهَرَ الْفَسَادُ فِى الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ اَيْدِى النَّاسِ لِيُذِيْقَهُمْ بَعْضَ الَّذِيْ عَمِلُوْا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُوْنَ “Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan-tangan manusia, Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)” Jadi musibah didatangkan oleh Allah karena manusia perbuatannya sudah melampaui batas, membuat kerusakan bagi dirinya dan sekitarnya. Tujuan musibah didatangkan oleh Allah agar menjadi peringatan bagi manusia agar  sadar dan ingat kepada Allah kemudian kembali ke jalan yang benar. Adzan vs Musibah Berkaitan dengan peringatan atau ajakan ke arah jalan yang benar, sering sekali kita mengabaikan peringa...